casinolive.me – Kuil yang paling terkenal dan tertua (dibangun tahun 1488) di kuil-kuil Cina Macau,
bangunan Tao ini ada sebelum penjajahan Portugis dan oleh karena itu memiliki makna sejarah yang sangat besar bagi pulau itu
dan kedudukan keagamaan awalnya sebelum penjajahan barat.

Kuil ini terdiri dari ruang berdoa, paviliun dan halaman yang dibangun di bukit berbatu
dan disambungkan dengan jalan berputar melewati gerbang bulan dan taman-taman kecil.

 

A Ma temple

 

Di pintu masuk terdapat sebuah batu besar yang mengukir benda pelayaran tradisional.
Di batu besar lain terdapat ukiran karakter merah yang sedang meminta restu para dewa.
Tiga dari empat paviliun didedikasikan kepada A-Ma dan memiliki beberapa patung sang dewi A Ma
serta model dari meriam, kapal serta kapel untuk dewa-dewa agama Buddha dan Tao.

Kuil paling atas digunakan untuk menyembah Kuda Lam.
Kuil ini dibedakan dari lainnya dengan adanya atap indah
dan pemandangan menakjubkan dari taman atas.

Kembang api, untuk mengusir roh jahat dinyalakan di pintu masuk halaman
untuk menyambut para pengunjung.
Selain itu ada pertunjukkan baraongsai yang dipertontonkan setiap akhir pekan.

 

Baca Juga : Pertunjukan Air Mancur Cybernetic Nam Van Lake

 

Dewi A-Ma juga merupakan tempat asal Macau.
Ketika Portugis mendarat di tanjung laut 400 tahun yang lalu, kuil itu berada di dekat kuil ini.
Ketika mereka bertanya kepada penduduk setempat nama tanah itu,
mereka (penduduk setempat) salah paham, mengira bahwa orang Portugis menanyakan nama kuil itu.
Jadi mereka menjawab ‘Ma Ge’, yang merupakan nama kuil, ini kemudian berubah menjadi Macau.

The temple is made up of six main parts,
all containing architectural treasures and guarded by stone lions.

A Ma Tao Temple

The temple commemorates the goddess Mazu,
who is said to bless the Macau fishermen and is a fascinating insight into local culture and beliefs
with classical curling joss sticks and poems engraved into the side of the adjacent cliff.

Entering the temple and going across a gateway, you will reach the Hongren Hall by a winding path.
This is where you will find a Mazu image, and it is believed
that the hall has the longest history in the complex.
Going ahead, the Hall of Avalokitesvara is next.
It was constructed mainly using bricks and stone in a simple style.